Senin, 20 Juni 2016

hdd recovery

hdd recovery

Recovery kerusakan data pada harddisk (internal & eksternal) dimana datanya mengalami kerusakan secara software (digital), kerusakan secara hardware (fisik) maupun gabungan dari keduanya.


Harddisk yang dapat kami tangani antara lain :
- Model : IDE, SATA, SCSI, SAS
- Kapasitas : 500 MB s/d 6 TB
- Sistem file : FAT, ExFAT, NTFS, EXT2/3/4, HFS+,
UFS1/2, XFS, ReiserFS, VMFS dan VMDK, dll
- System operasi : Windows, LInux, Unix, Macintosh,
VMWare, Citrix Metaframe, dll
Kerusakan software
Kerusakan data secara software (digital) terjadi karena adanya kesalahan pada saat terjadinya proses digital baik ketika pembuatan data, penyimpanan data, pemindahan data, gangguan/interrupt, maupun proses-proses digital lainnya termasuk format disk.


Beberapa hal yang dapat menyebabkan kerusakan data secara digital antra lain :
- Virus & Malware
- File terhapus
- Kerusakan MBR (Master Boot Record)
- Kerusakan OS Boot Record
- Kerusakan FAT (File Allocation Table)
- Kerusakan MFT (Master File Table)
- Melakukan Format & Fdisk
- Menjalankan Partition Magic
- Harddisk dikenal sebagai aliasnya
- Harddisk minta format saat diakses
- Kapasitas harddisk menjadi 0 MB
- dll


Kerusakan hardware
Kerusakan data secara hardware (fisik) berkaitan erat dengan media penyimpanan data itu sendiri. Pada dasarnya jika media penyimpanan data rusak, maka data didalamnya juga ikut rusak. Recovery bisa dilakukan jika media penyimpanan data masih utuh. Ancaman utama kerusakan data secara hardware/fisik adalah :
1. Benturan dan gesekan
2. Cairan yang dapat menyebabkan arus pendek pada media penyimpanan
dan merusak bagian-bagian di dalamnya.


Gejala kerusakan data secara hardware antara lain :

Harddisk mati

PCB terbakar

Mengeluarkan bunyi

Kerusakan sirkuit elektronik

Kerusakan motor head & piringan

Harddisk tidak respons saat diakses

Harddisk tidak dikenal

- dll


Kerusakan hw dan sw
Data tidak hanya mengalami kerusakan secara software, namun secara fisik harddisk juga mengalami kerusakan. Pada dasarnya recovery data dapat dilakukan bila media penyimpanannya dalam keadaan baik. Pada kasus seperti ini yang pertama dilakukan adalah melakukan perbaikan pada harddisk secara mekanik & elektrik di ruang steril. Setelah harddisk dikenal oleh mesin, recovery data baru bisa dilakukan. Recovery jenis ini memerlukan waktu relatif lebih lama.


Gejala kerusakan yang ditimbulkan lebih mengarah pada kerusakan secara fisik, antara lain :

Harddisk mati total 

Harddisk mengeluarkan bunyi  

Harddisk tidak dikenal oleh komputer

hardisk tidak terdeteksi di computer  

Harddisk tidak bisa di akses

- dll

Tidak ada komentar:

Posting Komentar